Marilyn Manson Resmi Jadi Buronan Polisi Karena Tak Pernah Penuhi Panggilan.

Kapanlagi. com – Seniwati kontroversial, Marilyn Manson masa ini jadi buronan bagian kepolisian New Hampshire, Amerika Serikat. Surat perintah penangkapan darinya telah resmi diterbitkan, mengacu pada kasus telaahan penganiayaan terhadap seorang videografer wanita di sebuah pementasan tahun 2019 silam.

Tak cuma mulia, pria bernama asli Brian Hugh Warner itu dihadapkan pada 2 dakwaan rendah dari kejadian tersebut. Keadaan Selasa (25/6) kemarin, sebuah surat pernyataan resmi dikeluarkan oleh pihak kepolisan Gilford yang berbunyi..

“Mr. Warner, agen & juga penasihat hukumnya sudah mengetahui tentang sudat interpretasi tersebut dan sama sekali tidak punya inisiatif untuk kembali ke New Hampshire buat menjawab tuntutan yang tertunda itu. Mr. Warner kurun itu sedang menjalani suatu konser di NH Pavilion pada 18 Agustus 2019 ketika insiden itu terjadi, ” tulis statement formal dari pihak kepolisian Gilford.

1. Detail Jalan Kejadian

Lebih jauh, statement tersebut juga menjelaskan detail dari insiden mematok lokasi kejadiannya. Namun sudah pasti, pihak kepolisian menegaskan bila tidak ada kekerasan seksi yang dilakukan oleh Manson kala itu.

“Sang videografer sudah dikontrak untuk memvideokan konser itu oleh sebuah perusahaan yang bermarkas di NH & ditempatkan di bagian roda angin area dari panggung, di mana insiden itu berlaku. Dugaan kekerasan itu bukanlah terkait kekerasan seksual kaya yang ditanyakan oleh kira-kira portal media, mengingat memang banyak dakwaan yang sampai pada Mr. Werner, ” sambung tulisan itu.

dua. Pengakuan Para Saksi

Setidaknya ada 3 orang yang menyaksikan kejadian itu secara langsung, dalam mana menurut mereka Manson meludahi hingga melemparkan ingusnya pada sang videografer ketika show itu berlangsung. Kalau akhirnya tertangkap, Manson boleh jadi divonis hukuman sekitar satu tahun penjara dan juga denda sebesar US$2000 ataupun setara Rp 28, 5 juta.

“Dia meludah ke mana-mana serta pada satu momen melanda kameranya, jadi dia membersihkannya sambil terlihat marah. Manson menyadarinya dan dengan berniat terus-terusan meludahi kameranya, ” ujar salah satu saksi.

“Kukira Ia mulai kehabisan kesabaran ketika Manson turun panggung, mendekat padanya, lalu dengan sengaja melemparkan ingusnya ke pokok kamera. Wanita itu sungguh-sungguh marah, jijik, lalu lari. Sementara Manson malah tertawa, ” sambungnya.

Saksi kedua juga menyerahkan statement senada, “Manson mengendap dan menembakkan ingusnya ke arah wanita itu. Ego ingat dia melakukannya serupa tertawa-tawa. Aku tepat tersedia di sana ketika insiden itu terjadi, wanita itu benar-benar terlihat marah. ”

3. Pembelaan dari Sang Pengacara

Tak status diam, pengacara dari Manson, Howard King juga sempat menanggapi kasus ini. Menurutnya, Manson punya motif tunggal terkait alasan dirinya melangsungkan perbuatan tersebut.

“Sudah bukan rahasia lagi siapa-siapa saja yang pegari ke konser Marilyn Manson, di mana Ia dasar selalu provokatif di berasaskan panggung, terutama di ajaran kamera. Dakwaan itu dikerjakan setelah kita diminta uang lebih dari US$ 35 ribu (atau setara Rp 500 juta) dari videografer venue tersebut. Setelah kita minta bukti dari keburukan kameranya, kita tak sudah mendapat balasan. Seluruh klaim ini adalah omong nihil, tapi kita akan tetap mengikuti prosedur dan berfungsi sama dengan pihak berwajib, seperti yang sudah kita lakukan sebelumnya, ”

Sebelum ini, Marilyn Manson juga sempat menghadapi kasus dugaan pelecehan seksi dari beberapa wania, termasuk salah satunya sang mantan kekasih, Evan Rachel Wood. Mantan pacar Manson lainnya yang juga aktor sejak Game of Thrones , Esme Bianco bahkan telah melayangkan tuntutan kepada Manson dengan dakwaan pemerkosaan, kekerasan seksual, apalagi perdagangan manusia.

.

Jangan Lewatkan yang Ini Juga!