Perjuangan Loudi eks 14U Menjadi Idol K-Pop, Latihan Dance Selama 6 Jam Tanpa Istirahat.

Perjuangan Loudi eks 14U Menjadi Idol K-Pop, Latihan Dance Selama 6 Jam Tanpa Istirahat.

Kapanlagi. com – Selain Dita Jalin yang sukses debut dengan girlband K-Pop Secret Number. Sebelumnya tersedia juga orang Indonesia yang debut sebagai Idol K-Pop yakni pria asal Jogja, Loudi yang menjadi member boyband 14U. Namun sayangnya grup itu kini sudah pudar.

Saat menjadi bintang tamu di Kapanlagi Korean Hajatan Day 2, Minggu (26/7), Loudi pun menceritakan perjuangannya menjadi seorang Idol K-Pop.

“Bingung juga sih karena banyak orang asing negeri juga yang ke Korea training dan lain sebagainya. Akan tetapi kan mereka ada teman kepala negaranya misal dari China atau dari Amerika. Kalau gue waktu itu sendiri kayak mau tanya siapa juga nggak tahu. Banyak kesulitan kayak bahasa, ” perkataan Loudi .

“Karena awalnya aku membangun sekolah di sana terus menyelap ke entertainment sebagai trainer gitu udah tahu bakal susah, dengan nggak tidur lah dan sebagainya. Begitu aku benar-benar jalanin tuh kayak wah (benar), ” lanjutnya.

satu. Latihan Dance 6 Jam Minus Istirahat

Salah satu hal yang paling diingatnya ketika menjadi trainer adalah masa dirinya disuruh latihan dance selama 6 jam tanpa istirahat. Belum lagi semua jenis dance kudu dikuasai.

“Yang memutar gue ingat adalah waktu tersebut ada kelas dance selama enam jam nggak ada waktu istirahat. Dance benar-benar dilatih semua kayak b-boy, ada house, swing pernah juga didatangin guru capoera, apaan gitu ya. Haha. Semua yang nggak pernah gue coba & nggak pernah gue bayangin untuk gue lakuin (terjadi), ” jelasnya.

dua. Tak Pernah Merasa Ada Persaingan

Sementara soal pertarungan antara Idol K-Pop, Loudi justru tidak pernah merasakan hal seperti itu. Menurutnya setiap grup punya individualitas khas masing-masing sehingga tak menetapkan harus mengalahkan grup lain.

“Kalau gue sendiri merasa nggak ada persaingan, yang gue lihat alami sendiri kita pegari ke music show kita udah tahu tempatnya masing-masing, terus warna dan karakter kita sendiri. Berhubung semuanya berbeda jadi nggak tersedia keinginan dan pikiran oh gue saingan sama dia harus kalahin. Kalau gue pribadi sih, ” pungkas Loudi.

Sudah Baca?